INOVASI AYAM TALIWANG MENJADI DENDENG UNTUK MEMPERPANJANG KETAHANAN DAN UMUR SIMPAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.61195/sages.v2i01.10

Keywords:

Dendeng Ayam Taliwang, Kuliner Tradisional, Lombok, Umur Simpan, Warisan Budaya

Abstract

Ayam Taliwang merupakan warisan budaya kuliner khas suku Sasak di Lombok-Nusa Tenggara Barat (NTB) yang popularitasnya semakin dikenal luas karena adanya perkembangan pariwisata. Tidak sedikit wisatawan yang menjadikannya sebagai oleh-oleh (souvenir). Namun demikian, dikarenakan karakteristiknya yang relatif basah dan termasuk kategori perishable food sehingga ketahanan dan umur simpannya relatif singkat. Melalui pendekatan eksperimen, penelitian ini dilakukan dengan menginovasi bentuk dan teksturnya agar menyerupai Dendeng yang bersifat kering sehingga tidak cepat rusak. Teknik pengolahan utama yang digunakan adalah pengeringan (dehydrating) untuk mengurangi kadar airnya menjadi relatif lebih kering. Hasil eksperimen yang kemudian diuji menggunakan organoleptik, menghasilkan finished product yang memiliki karakteristik tekstur menyerupai Dendeng yaitu cenderung keras karena kadar airnya rendah, sehingga tidak mudah rusak. Namun demikian, autentisitas Ayam Taliwangnya tetap dipertahankan, yaitu cita rasa yang pedas, gurih, dan sedikit manis dengan aroma khas dari rempah-rempah bumbu merah dan kencur. Dendeng Ayam Taliwang yang berwarna kecoklatan dan sedikit kehitaman ini memiliki kekhasan karakteristik sehingga menjadikannya produk yang tidak hanya dapat dinikmati sebagai lauk-pauk, tetapi juga cemilan karena cenderung ringan. Inovasi ini dapat menambah preferensi bagi wisatawan ketika berkunjung ke Lombok, bahkan dapat dijadikan sebagai pilihan produk oleh-oleh karena ketahanan dan umur simpanya relatif lebih tahan lama. Inovasi Dendeng Ayam Taliwang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha baru bagi masyarakat lokal, tetapi perlu adanya inovasi lebih lanjut agar lebih dapat diterima, baik produk dan kemasannya. Tentunya, untuk lebih memastikan ketahanannya, perlu dilakukan uji lebih lanjut terkait penentuan umur simpan (shelf-life) melalui berbagai pengujian dan perlakukan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, T. (2014). Kontaminasi logam berat pada makanan dan dampaknya pada kesehatan. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 1(1), 53-65. https://doi.org/10.15294/teknobuga.v1i1.6405

CNN Indonesia. (2019, January 13th). Oleh-oleh: Antara hak dan kewajiban. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190111190503-284-360266/oleh-oleh-antara-hak-dan-kewajiban#

Indonesia. Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali. (2015, June 16th). Sejarah dan perkembangan kuliner Ayam Taliwang. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbbali/sejarah-dan-perkembangan-kuliner-ayam-taliwang/

Insanaputra, Y. S. (2020). Ayam Taliwang sebagai wisata kuliner unggulan di kota Mataram Lombok Nusa Tenggara Barat. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 14(2), 112-122. http://dx.doi.org/10.47256/kji.v14i2.39

Nairfana, I. (2022, April 26th). Fermentasi ternyata bisa meningkatkan cita rasa dan nutrisi dendeng. Samawa Rea. https://www.samawarea.com/2022/04/fermentasi-ternyata-bisa-meningkatkan-citarasa-dan-nutrisi-dendeng/

Purnomo, E. H. (2019, February 22nd). Resiko dibalik kemasan vakum. Seafast Center LPPM-IPB. https://seafast.ipb.ac.id/resiko-di-balik-kemasan-vakum/

Rahayu, W. P. (1992). Teknologi fermentasi produk perikanan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor.

Refilda, Aliju, S. Z., & Indrawati. (2020). Pengaruh lama penyimpanan ikan sarden kemasan kaleng terhadap kadar Pb dan Cu. Chempublish Journal, 5(2), 130-139. https://online-journal.unja.ac.id/chp/article/view/10468

Santhosa, A. (2023, July 21st). Kuliner tradisional Lombok ayam taliwang kemasan. Radio Republik Indonesia. https://www.rri.co.id/kuliner/293158/kuliner-tradisional-lombok-ayam-taliwang-kemasan

Sentika, S. J. (2022). Indahnya punya sahabat nusantara: Catatan menjelajah Indonesia. Eureka Media Aksara.

Sucipta, I. N., Suriasih, K., & Kencana, P. K. D. (2017). Pengemasan pangan: Kajian pengemasan yang aman, nyaman, efektif, dan efisien. Udayana University Press.

Downloads

Published

2023-08-15

How to Cite

Achmad Taufiq, Mahmudi, & I Gusti Ayu Bhyrani Larasati Punar. (2023). INOVASI AYAM TALIWANG MENJADI DENDENG UNTUK MEMPERPANJANG KETAHANAN DAN UMUR SIMPAN. The Sages Journal, 2(01), 20–26. https://doi.org/10.61195/sages.v2i01.10