TINGKAT PENERIMAAN SENSORIS PENTOL VEGAN BERBAHAN DASAR TEPUNG KEDELAI MELALUI UJI HEDONIK
DOI:
https://doi.org/10.61195/sages.v4i01.33Keywords:
Aroma, Pentol Vegan, Rasa, Tekstur, Uji HedonikAbstract
Perkembangan pola makan berbasis nabati mendorong meningkatnya kebutuhan akan produk pangan vegan yang tidak hanya memenuhi aspek gizi dan prinsip vegan, tetapi juga memiliki tingkat penerimaan sensoris yang baik. Pentol sebagai jajanan tradisional Indonesia berpotensi dikembangkan menjadi produk vegan, tetapi kajian mengenai penerimaan sensoris pentol vegan yang sepenuhnya bebas bahan hewani masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan konsumen terhadap pentol vegan berbahan dasar tepung kedelai melalui uji sensoris metode hedonik. Penelitian menggunakan desain eksperimental deskriptif dan dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Vihara Buddhayana Surabaya. Produk pentol vegan diformulasikan menggunakan tepung kedelai sebagai sumber protein utama dengan penambahan jamur kancing, jamur kuping, dan wortel. Uji sensoris melibatkan 25 panelis tidak terlatih dari komunitas vegan yang menilai atribut warna, rasa, aroma, dan tekstur menggunakan skala hedonik lima tingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atribut sensoris memperoleh tingkat kesukaan pada kategori “cukup suka” hingga “suka”. Nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada atribut rasa sebesar 3,56, diikuti oleh warna sebesar 3,44, serta aroma dan tekstur masing-masing sebesar 3,36. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pentol vegan berbahan dasar tepung kedelai dapat diterima oleh konsumen vegan, meskipun aspek visual dan tekstural masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan produk jajanan vegan berbasis bahan lokal yang berkelanjutan dan berpotensi diterima oleh konsumen.
Downloads
References
Dinu, M., Abbate, R., Gensini, G. F., Casini, A., & Sofi, F. (2017). Vegetarian, vegan diets and multiple health outcomes: A systematic review with meta-analysis of observational studies. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 57(17), 3640-3649. https://doi.org/10.1080/10408398.2016.1138447
FAO. (2013). Dietary protein quality evaluation in human nutrition (FAO Food and Nutrition Paper No. 92). Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Fitria, N., Manafe, L. A., & Sari, W. C. (2021). Kualitas produk ditinjau dari persepsi konsumen Pentol Kluwung: Si pentol sehat pelangi. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 5(2), 258-268. https://doi.org/10.29408/jpek.v5i1.4535
Juliani & Pratama, G. R. (2024). Pengembangan produk adonan pentol menggunakan metode qfd (quality function deployment). Jurnal Agroindustri Pangan, 3(2), 79-87. https://doi.org/10.47767/agroindustri.v3i2.765
Kalač, P. (2013). A review of chemical composition and nutritional value of wild-growing and cultivated mushrooms. Journal of the Science of Food and Agriculture, 93(2), 209-218. https://doi.org/10.1002/jsfa.5960
Lawless, H. T., & Heymann, H. (2010). Sensory evaluation of food: Principles and practices (2nd ed.). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-6488-5
Łuszczki, E., Boakye, F., Zielińska, M., Dereń, K., Bartosiewicz, A., Oleksy, Ł., & Stolarczyk, A. (2023). Vegan diet: Nutritional components, implementation, and effects on adults’ health. Frontiers in Nutrition, 10, 1294497. https://doi.org/10.3389/fnut.2023.1294497
Melina, V., Craig, W., & Levin, S. (2016). Position of the Academy of Nutrition and Dietetics: Vegetarian diets. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, 116(12), 1970-1980. https://doi.org/10.1016/j.jand.2016.09.025
Stone, H., Bleibaum, R. N., & Thomas, H. A. (2012). Sensory evaluation practices (4th ed.). Academic Press.
Supriyo, E. (2021). Pengolahan limbah ampas tahu menjadi produk olahan pangan (vegetarian ampas tahu) di desa Sugihmanik. Jurnal Pengabdian Vokasi, 2(2), 136-140. https://doi.org/10.14710/jpv.2021.12661
Susilowati, M. G. W. K., Rahutami, A. I., & Wahyuningdyah, R. Y. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian produk pangan organik [Artikel prosiding]. In Seminar Nasional FMI ke-13: Redefining management in the post-pandemic era: Issues, challenges, and opportunities (27-28 November 2021). Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. https://repository.unika.ac.id/28574/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Brenda Gracia Christi, Titin Lestariningsih, Mahmudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









